Mikroskop

Di atas adalah contoh gambar mikroskop binokuler, yaitu mikroskop dengan 2 lensa okuler (lensa yang berhadapan langsung dengan mata).

Hematology Analyzer

Hematology Analyzer adalah alat yang digunakan untuk pemeriksaan darah terutama sel-sel darah.

Centrifuge

Centrifuge adalah alat yang digunakan untuk memisahkan suatu cairan dari partikelnya dengan cara diputar dengan kecepatan tinggi, sehingga dihasilkan endapan dan supernatan.

Profesi Analis Kesehatan

Profesi yang membutuhkan ketekunan, keuletan, ketrampilan, dan tanggung jawab yang tinggi. Dituntut sabar dalam setiap melakukan suatu pemeriksaan.

Analis Kesehatan

Seorang Analis Kesehatan berperan sangat vital terhadap kesembuhan seorang pasein, karena diagnosa seorang dokter bertumpu pada hasil pemeriksaan seorang Analis Kesehatan.

Sabtu, 26 Mei 2012

Pentingnya Sunnah Rasulullah SAW

Dari Anas bin Malik ra. katanya, Rasulullah SAW telah berkata kepadaku: 'Hai anakku! Jika engkau mampu tidak menyimpan dendam kepada orang lain sejak dari pagi sampai ke petangmu, hendaklah engkau kekalkan kelakuan itu! Kemudian beliau menyambung pula: Hai anakku! Itulah perjalananku (sunnahku), dan barangsiapa yang menyukai sunnahku, maka dia telah menyukaiku, dan barangsiapa yang menyukaiku, dia akan berada denganku di dalam syurga! ' (Riwayat Tarmidzi)

Dari Ibnu Abbas ra. bahwa Nabi SAW yang berkata: "Barangsiapa yang berpegang dengan sunnahku, ketika merata kerusakan pada ummatku, maka baginya pahala seratus orang yang mati syahid". (Riwayat Baihaqi) Dalam riwayat Thabarani dari Abu Hurairah ra. ada sedikit perbedaan, yaitu katanya: Baginya pahala orang yang mati syahid. (At-Targhib Wat-Tarhib 1: 44)

Thabarani dan Abu Nu'aim telah mengeluarkan sebuah Hadis marfuk yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra. bahwa Nabi SAW telah bersabda: Orang yang berpegang kepada sunnahku dalam zaman kerusakan ummatku akan mendapat pahala orang yang mati syahid. Hakim pula meriwayatkan dari Abu Hurairah ra. juga bahwa Nabi SAW telah berkata: Orang yang berpegang kepada sunnahku dalam masa perselisihan diantara ummatku adalah seperti orang yang menggenggam bara api. (Kanzul Ummal 1: 47)

Dan Muslim pula meriwayatkan dari Anas ra. dari Rasulullah SAW katanya: Orang yang tidak suka kepada sunnahku, bukanlah dia dari golonganku! Demikian pula yang dikeluarkan oleh Ibnu Asakir dari Ibnu Umar ra. cuma ada tambahan di permulaannya berbunyi: Barangsiapa yang berpegang kepada sunnahku, maka dia dari golonganku.

Kemudian Daraquthni pula mengeluarkan sebuah Hadis dari Siti Aisyah r.a. dari Nabi SAW katanya: Sesiapa yang berpegang kepada sunnahku akan memasuki syurga!

Dan dikeluarkan oleh As-Sajzi dari Anas ra. dari Nabi SAW katanya: Barangsiapa yang menghidupkan sunnahku, maka dia telah mengasihiku, dan siapa yang mengasihiku dia akan memasuki syurga bersama-sama aku!
(http://azharjaafar.blogspot.com)

Sifat-Sifat Nabi Muhammad SAW


Fizikal Nabi
Telah dikeluarkan oleh Ya'kub bin Sufyan Al-Faswi dari Al-Hasan bin Ali ra. katanya: Pernah aku menanyai pamanku (dari sebelah ibu) Hind bin Abu Halah, dan aku tahu baginda memang sangat pandai mensifatkan perilaku Rasulullah SAW, padahal aku ingin sekali untuk disifatkan kepadaku sesuatu dari sifat beliau yang dapat aku mencontohinya, maka dia berkata:

Adalah Rasulullah SAW itu seorang yang agung yang senantiasa diagungkan, wajahnya berseri-seri layak bulan di malam purnamanya, tingginya cukup tidak terialu ketara, juga tidak terlalu pendek, dadanya bidang, rambutnya selalu rapi antara lurus dan bergelombang, dan memanjang hingga ke tepi telinganya, lebat, warnanya hitam, dahinya luas, alisnya lentik halus terpisah di antara keduanya, yang bila baginda marah kelihatannya seperti bercantum, hidungnya mancung, kelihatan memancar cahaya ke atasnya, janggutnya lebat, kedua belah matanya hitam, kedua pipinya lembut dan halus, mulutnya tebal, giginya putih bersih dan jarang-jarang, di dadanya tumbuh bulu-bulu yang halus, tengkuknya memanjang, berbentuk sederhana, berbadan besar lagi tegap, rata antara perutnya dan dadanya, luas dadanya, lebar antara kedua bahunya, tulang belakangnya besar, kulitnya bersih, antara dadanya dan pusatnya dipenuhi oleh bulu-bulu yang halus, pada kedua teteknya dan perutnya bersih dari bulu, sedang pada kedua lengannya dan bahunya dan di atas dadanya berbulu pula, lengannya panjang, telapak tangannya lebar, halus tulangnya, jari telapak kedua tangan dan kakinya tebal berisi daging, panjang ujung jarinya, rongga telapak kakinya tidak menyentuh tanah apabila baginda berjalan, dan telapak kakinya lembut serta licin tidak ada lipatan, tinggi seolah-olah air sedang memancar daripadanya, bila diangkat kakinya diangkatnya dengan lembut (tidak seperti jalannya orang menyombongkan diri), melangkah satu-satu dan perlahan-lahan, langkahnya panjang-panjang seperti orang yang melangkah atas jurang, bila menoleh dengan semua badannya, pandangannya sering ke bumi, kelihatan baginda lebih banyak melihat ke arah bumi daripada melihat ke atas langit, jarang baginda memerhatikan sesuatu dengan terlalu lama, selalu berjalan beriringan dengan sahabat-sahabatnya, selalu memulakan salam kepada siapa yang ditemuinya.

Kebiasaan Nabi
Kataku pula: Sifatkanlah kepadaku mengenai kebiasaannya!Jawab pamanku: Adalah Rasulullah SAW itu kelihatannya seperti orang yang selalu bersedih, senantiasa banyak berfikir, tidak pernah beristirshat panjang, tidak berbicara bila tidak ada keperluan, banyak diamnya, memulakan bicara dan menghabiskannya dengan sepenuh mulutnva, kata-katanya penuh mutiara mauti manikam, satu-satu kalimatnya, tidak berlebih-lebihan atau berkurang-kurangan, lemah lembut tidak terlalu kasar atau menghina diri, senantiasa membesarkan nikmat walaupun kecil, tidak pernah mencela nikmat apa pun atau terlalu memujinya, tiada seorang dapat meredakan marahnya, apabila sesuatu dari kebenaran dihinakan sehingga dia dapat membelanya.

Dalam riwayat lain, dikatakan bahwa baginda menjadi marah kerana sesuatu urusan dunia atau apa-apa yang bertalian dengannya, tetapi apabila baginda melihat kebenaran itu dihinakan, tiada seorang yang dapat melebihi marahnya, sehingga baginda dapat membela kerananya. Baginda tidak pernah marah untuk dirinya, atau membela sesuatu untuk kepentingan dirinya, bila mengisyarat diisyaratkan dengan semua telapak tangannya, dan bila baginda merasa takjub dibalikkan telapak tangannya, dan bila berbicara dikumpulkan tangannya dengan menumpukan telapak tangannya yang kanan pada ibu jari tangan kirinya, dan bila baginda marah baginda terus berpaling dari arah yang menyebabkan ia marah, dan bila baginda gembira dipejamkan matanya, kebanyakan ketawanya ialah dengan tersenyum, dan bila baginda ketawa, baginda ketawa seperti embun yang dingin.

Berkata Al-Hasan lagi: Semua sifat-sifat ini aku simpan dalam diriku lama juga. Kemudian aku berbicara mengenainya kepada Al-Husain bin Ali, dan aku dapati ianya sudah terlebih dahulu menanyakan pamanku tentang apa yang aku tanyakan itu. Dan dia juga telah menanyakan ayahku (Ali bin Abu Thalib ra.) tentang cara keluar baginda dan masuk baginda, tentang cara duduknya, malah tentang segala sesuatu mengenai Rasulullah SAW itu.

Rumah Nabi
Berkata Al-Hasan ra. lagi: Aku juga pernah menanyakan ayahku tentang masuknya Rasulullah SAW lalu dia menjawab: Masuknya ke dalam rumahnya bila sudah diizinkan khusus baginya, dan apabila baginda berada di dalam rumahnya dibagikan masanya tiga bagian. Satu bagian khusus untuk Allah ta'ala, satu bagian untuk isteri-isterinya, dan satu bagian lagi untuk dirinya sendiri. Kemudian dijadikan bagian untuk dirinya itu terpenuh dengan urusan di antaranya dengan manusia, dihabiskan waktunya itu untuk melayani semua orang yang awam maupun yang khusus, tiada seorang pun dibedakan dari yang lain.

Di antara tabiatnya ketika melayani ummat, baginda selalu memberikan perhatiannya kepada orang-orang yang terutama untuk dididiknya, dilayani mereka menurut kelebihan diri masing-masing dalam agama. Ada yang keperluannya satu ada yang dua, dan ada yang lebih dari itu, maka baginda akan duduk dengan mereka dan melayani semua urusan mereka yang berkaitan dengan diri mereka sendiri dan kepentingan ummat secara umum, coba menunjuki mereka apa yang perlu dan memberitahu mereka apa yang patut dilakukan untuk kepentingan semua orang dengan mengingatkan pula: "Hendaklah siapa yang hadir menyampaikan kepada siapa yang tidak hadir. Jangan lupa menyampaikan kepadaku keperluan orang yang tidak dapat menyampaikannya sendiri, sebab sesiapa yang menyampaikan keperluan orang yang tidak dapat menyampaikan keperluannya sendiri kepada seorang penguasa, niscaya Allah SWT akan menetapkan kedua tumitnya di hari kiamat", tiada disebutkan di situ hanya hal-hal yang seumpama itu saja.

Baginda tidak menerima dari bicara yang lain kecuali sesuatu untuk maslahat ummatnya. Mereka datang kepadanya sebagai orang-orang yang berziarah, namun mereka tiada meninggalkan tempat melainkan dengan berisi. Dalam riwayat lain mereka tiada berpisah melainkan sesudah mengumpul banyak faedah, dan mereka keluar dari majelisnya sebagai orang yang ahli dalam hal-ihwal agamanya.

Luaran Nabi
Berkata Al-Hasan r.a. lagi: Kemudian saya bertanya tentang keadaannya di luar, dan apa yang dibuatnya? Jawabnya: Adalah Rasulullah SAW ketika di luar, senantiasa mengunci lidahnya, kecuali jika memang ada kepentingan untuk ummatnya. Baginda selalu beramah-tamah kepada mereka, dan tidak kasar dalam bicaranya. Baginda senantiasa memuliakan ketua setiap suku dan kaum dan meletakkan masing-masing di tempatnya yang layak. Kadang-kadang baginda mengingatkan orang ramai, tetapi baginda senantiasa menjaga hati mereka agar tidak dinampakkan pada mereka selain mukanya yang manis dan akhlaknya yang mulia. Baginda selalu menanyakan sahabat-sahabatnya bila mereka tidak datang, dan selalu bertanyakan berita orang ramai dan apa yang ditanggunginya. Mana yang baik dipuji dan dianjurkan, dan mana yang buruk dicela dan dicegahkan.

Baginda senantiasa bersikap pertengahan dalam segala perkara, tidak banyak membantah, tidak pernah lalai supaya mereka juga tidak suka lalai atau menyeleweng, semua perkaranya baik dan terjaga, tidak pernah meremehkan atau menyeleweng dari kebenaran, orang-orang yang senantiasa mendampinginya ialah orang-orang paling baik kelakuannya, yang dipandang utama di sampingnya, yang paling banyak dapat memberi nasihat, yang paling tinggi kedudukannya, yang paling bersedia untuk berkorban dan membantu dalam apa keadaan sekalipun.

Majlis Nabi
Berkata Al-Hasan ra. lagi: Saya lalu bertanya pula tentang majelis Nabi SAW dan bagaimana caranya ? Jawabnya: Bahwa Rasulullah SAW tidak duduk dalam sesuatu majelis, atau bangun daripadanya, melainkan baginda berzikir kepada Allah SWT baginda tidak pernah memilih tempat yang tertentu, dan melarang orang meminta ditempatkan di suatu tempat yang tertentu. Apabila baginda sampai kepada sesuatu tempat, di situlah baginda duduk sehingga selesai majelis itu dan baginda menyuruh membuat seperti itu. Bila berhadapan dengan orang ramai diberikan pandangannya kepada semua orang dengan sama rata, sehingga orang-orang yang berada di majelisnya itu merasa tiada seorang pun yang diberikan penghormatan lebih darinya. Bila ada orang yang datang kepadanya kerana sesuatu keperluan, atau sesuatu masliahat, baginda terus melayaninya dengan penuh kesabaran hinggalah orang itu bangun dan kembali.

Baginda tidak pernah menghampakan orang yang meminta daripadanya sesuatu keperluan, jika ada diberikan kepadanya, dan jika tidak ada dijawabnya dengan kata-kata yang tidak mengecewakan hatinya. Budipekertinya sangat baik, dan perilakunya sungguh bijak. Baginda dianggap semua orang seperti ayah, dan mereka dipandang di sisinya semuanya sama dalam hal kebenaran, tidak berat sebelah. Majelisnya semuanya ramah-tamah, segan-silu, sabar menunggu, amanah, tidak pemah terdengar suara yang tinggi, tidak dibuat padanya segala yang dilarangi, tidak disebut yang jijik dan buruk, semua orang sama kecuali dengan kelebihan taqwa, semuanya merendah diri, yang tua dihormati yang muda, dan yang muda dirahmati yang tua, yang perlu selalu diutamakan, yang asing selalu didahulukan.

Berkata Al-Hasan ra. lagi: Saya pun lalu menanyakan tentang kelakuan Rasulullah SAW pada orang-orang yang selalu duduk-duduk bersama-sama dengannya? Jawabnya: Adalah Rasulullah SAW selalu periang orangnya, pekertinya mudah dilayan, seialu berlemah-lembut, tidak keras atau bengis, tidak kasar atau suka berteriak-teriak, kata-katanya tidak kotor, tidak banyak bergurau atau beromong kosong segera melupakan apa yang tiada disukainya, tidak pernah mengecewakan orang yang berharap kepadanya, tidak suka menjadikan orang berputus asa. Sangat jelas dalam perilakunya tiga perkara yang berikut. Baginda tidak suka mencela orang dan memburukkannya. Baginda tidak suka mencari-cari keaiban orang dan tidak berbicara mengenai seseorang kecuali yang mendatangkan faedah dan menghasilkan pahala.

Apabila baginda berbicara, semua orang yang berada dalam majelisnya memperhatikannya dengan tekun seolah-olah burung sedang tertengger di atas kepala mereka. Bila baginda berhenti berbicara, mereka baru mula berbicara, dan bila dia berbicara pula, semua mereka berdiam seribu basa. Mereka tidak pernah bertengkar di hadapannya. Baginda tertawa bila dilihatnya mereka tertawa, dan baginda merasa takjub bila mereka merasa takjub. Baginda selalu bersabar bila didatangi orang badwi yang seringkali bersifat kasar dan suka mendesak ketika meminta sesuatu daripadanya tanpa mahu mengalah atau menunggu, sehingga terkadang para sahabatnya merasa jengkel dan kurang senang, tetapi baginda tetap menyabarkan mereka dengan berkata: "Jika kamu dapati seseorang yang perlu datang, hendaklah kamu menolongnya dan jangan menghardiknya!". Baginda juga tidak mengharapkan pujian daripada siapa yang ditolongnya, dan kalau mereka mau memujinya pun, baginda tidak menggalakkan untuk berbuat begitu. Baginda tidak pernah memotong bicara sesiapa pun sehingga orang itu habis berbicara, lalu barulah baginda berbicara, atau baginda menjauh dari tempat itu.

Diamnya Nabi
Berkata Al-Hasan r.a. lagi: Saya pun menanyakan pula tentang diamnya, bagaimana pula keadaannya? Jawabnya: Diam Rasulullah SAW bergantung kepada mempertimbangkan empat hal, yaitu: Kerana adab sopan santun, kerana berhati-hati, kerana mempertimbangkan sesuatu di antara manusia, dan kerana bertafakkur. Adapun sebab pertimbangannya ialah kerana persamaannya dalam pandangan dan pendengaran di antara manusia. Adapun tentang tafakkurnya ialah pada apa yang kekal dan yang binasa. Dan terkumpul pula dalam peribadinya sifat-sifat kesantunan dan kesabaran. Tidak ada sesuatu yang boleh menyebabkan dia menjadi marah, ataupun menjadikannya membenci. Dan terkumpul dalam peribadinya sifat berhati-hati dalam empat perkara, iaitu: Suka membuat yang baik-baik dan melaksanakannya untuk kepentingan ummat dalam hal-ehwal mereka yang berkaitan dengan dunia mahupun akhirat, agar dapat dicontohi oleh yang lain. Baginda meninggalkan yang buruk, agar dijauhi dan tidak dibuat oleh yang lain. Bersungguh-sungguh mencari jalan yang baik untuk maslahat ummatnya, dan melakukan apa yang dapat mendatangkan manfaat buat ummatnya, baik buat dunia ataupun buat akhirat.

(Nukilan Thabarani - Majma'uz-Zawa'id 8:275)
(http://azharjaafar.blogspot.com)

Tsunami Jawa Lebih Dahsyat dari Sumatera


Tsunami Jawa Lebih Dahsyat dari Sumatera
Namun, gempa menghasilkan tsunami lebih jarang terjadi di Jawa. Tapi jika terjadi, dahsyat

Peneliti dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Widjo Kongko, menyatakan, tsunami di selatan Jawa lebih tinggi dibandingkan yang terjadi di pesisir barat Sumatera.
Meski demikian, Widjo menjelaskan, potensi gempa yang menghasilkan tsunami di laut selatan Jawa lebih rendah dibandingkan dengan laut barat Sumatera.

Tapi, jika sampai ada gempa menghasilkan tsunami di laut Jawa, dampaknya akan jauh lebih dahsyat dibandingkan dengan gempa disusul tsunami di barat Sumatera.
“Gempa-tsunami di selatan Jawa bertipe “tsunami earthquake” dengan karakteristik gempa relatif lambat dan menghasilkan tsunami yang lebih besar atau lebih tinggi dibandingkan dengan gempa tsunami yang terjadi di barat Sumatera,” kata Widjo Kongko di sela-sela Seminar Nasional Memperingati Gempa Yogyakarta, Sabtu 26 Mei 2012.

Menurutnya gempa yang disusul dengan tsunami di laut selatan Jawa terjadi tak jauh dari palung dengan kedalaman dangkal di bawah 25 kilometer. Karena terjadi di daerah dangkal sedangkan tingkat kekerasan lapisan bumi lebih lunak maka pecahan akan lebih besar.
“Dengan energi yang sama dan tingkat kekerasan lapisan bumi lebih lunak maka menghasilkan tsunami lebih tinggi karena di sumbernya lebih tinggi sehingga ketika tiba di pantai tsunaminya akan lebih tinggi,” ujarnya.

Tsunami earthquake yang terjadi di selatan pulau Jawa terkadang getaran gempanya tidak terlalu dirasakan oleh masyarakat. Namun demikian dampak tsunaminya akan jauh lebih dahsyat. Contohnya, seperti kejadian gempa dan disusul dengan tsunami di Pangandaran tahun 2006 dan juga di Banyuwangi pada tahun 2004.

“Masyarakat di kawasan Pangandaran dan Banyuwangi tidak menyadari jika gempa dan getarannya kurang dirasakan namun gelombang tsunaminya mencapai 5 hingga 8 meter sehingga menewaskan lebih dari 800 jiwa,” ujarnya.

Lebih lanjut Widjo Kongko menyatakan tsunami earthquake merupakan gempa-tsunami yang unik dan dari seluruh gempa yang terjadi di dunia ini karakteristik tsunami earthquake ini kurang dari 10 persennya saja.
“Di Indonesia sendiri tsunami earthquake pernah terjadi di Banyuwangi, Pangandaran dan yang terakhir di kepulauan Mentawai. Gempanya terasa kecil namun tsunaminya besar dan tinggi sehingga masyarakat tidak menyadarinya,” ujarnya.

Ditanya tentang potensi gempa di Yogyakarta selain gempa di laut selatan Jawa, gempa di darat terutama di Sesar Opak-Oya masih sangat berpotensi terjadinya gempa. Namun demikian kita tidak mengetahui kapan terjadinya.

“Yang jelas Sesar Opak-Oya itu masih aktif sehingga potensi gempa masih dapat terjadi. Namun tak ada ilmuwan atau alat yang dapat memprediksi kapan bencana gempa itu akan terjadi,” katanya. (umi)
(vivanews.com)

Terbangun karena mimpi buruk saat mulai tertidur? Ini sebabnya !


Apa Anda pernah mengalami mimpi buruk, seperti terjatuh dari tebing saat baru tertidur, kemudian Anda terbangun dengan kaget. Sentakan yang Anda rasakan sungguh membingungkan dan Anda harus berusaha untuk tidur lagi.
Berdasarkan keterangan Dr WIlliam Kohler, direktur medis di Florida Sleep Institute sebanyak 70% orang pernah mengalami hal yang disebut 'hypnic jerks' atau 'sentakan hypnic' ini saat awal tertidur.
"Hypnic jerk atau sentakan hypnic saat mulai tertidur adalah hal yang normal dan hampir dialami oleh semua orang," jelas James K Walsh, direktur eksekutif dan ilmuwan senior di St Luke's Sleep Medicine and Research Center di St Louis.
"Ini terkait dengan pengalaman tubuh ketika otot-otot Anda berkontraksi, sehingga perut Anda tersentak dan tubuh Anda terbangun dengan kaget. Ini biasanya terjadi selama perpindahan antara keadaan sadar dan tertidur. Ini terjadi dalam waktu yang singkat, bisa setengah detik atau kurang."
Sementara beberapa orang mengalami sentakan saat tertidur, orang lainnya mengalami sakit kepala atau disebut 'exploding head syndrome'. Mereka merasakan sakit kepala yang parah saat terbangun dari tidur di malam hari. Ini adalah kasus yang langka, namun menurut Walsh dan Kohler, gejala ini adalah hal yang normal dan bukan merupakan pertanda kelainan apapun baik secara fisik maupun mental.
"Ada orang-orang yang memiliki pengalaman yang tidak menyenangkan, terkait sakit kepala di malam hari," kata Walsh, seperti dilansir oleh MSNBC.
Gerakan berpengaruh dalam tidur, sentakan hypnic terjadi selama seseorang mengalami tidur REM (Rapid Eye Movement), namun goncangan yang terjadi dalam mimpi dan membuat sentakanhypnic terjadi sebelum tubuh dapat bermimpi.
"Beberapa orang yang mengalami sentakan hypnic mungkin mengalami kecemasan atau stres berkaitan dengan jadwal tidur yang tidak biasa atau tidak teratur. Alasan alami terjadinya sentakan ini sendiri masih belum benar-benar jelas," kata Kohler.
Sementara penyebab alaminya masih belum diketahui, sebuah penelitian sederhana dilakukan pada orang yang mengalami sentakan hypnic. Beberapa ilmuwan menyimpulkan mengenai penyebab hal ini terjadi.
Walsh berspekulasi bahwa hal ini terjadi saat tubuh mengalami kondisi mini-REM ketika otot-otot mulai mengendur dan mimpi mulai muncul.
Gelombang otak yang terjadi selama masa hypnagogia mencerminkan gelombang otak selama tidur REM, yang kemudian menjelaskan perubahan fisik yang terjadi saat tertidur. Selama tidur REM, detak jantung, nafas, dan sistem syaraf akan berubah perlahan. Sehingga ketika tubuh mengalami gangguan saat keadaan ini, akan mengakibatkan penyimpangan yang membuat tubuh tersentak. Kebanyakan orang akan merasa sentakan ini begitu mengagetkan karena tubuh mereka baru saja mulai santai.
Sementara sensasi visual seperti jatuh dari tempat tidur atau jatuh dari tebing terasa seperti kenyataan, kebanyakan orang akan sulit untuk tidur nyenyak setelah sentakan hypnic ini terjadi. Meskipun tak berbahaya, namun Kohler menyarankan agar orang yang terlalu sering mengalami sentakan hypnic untuk menemui dokter.
Jika sentakan hypnic ini menggangu tidur, sebaiknya seseorang mulai mencari cara penyelesaiannya. Misalkan menanyakan rekomendasi obat tidur pada dokter. Menerapkan kebiasaan baik yang bisa membantu tidur nyenyak seperti menghindari makanan berat dan pedas, minum susu, dan mengatur waktu tidur teratur juga bisa membantu. (Merdeka.com)

Ingin melahirkan bayi sehat? Coba diet vegetarian !


Para ilmuwan dari American Dietetic Association menyarankan agar wanita hamil memilih makanan bagi vegetarian. Diet vegetarian dapat membantu melahirkan anak dengan sehat dan memelihara kesehatan ibu di masa depan, seperti yang dilansir di Ourvanity.com.
Penelitian ini dilakukan pada tiga kelompok wanita Irlandia selama tujuh tahun. Populasi wilayah ini dipilih bukan secara random, tetapi karena mereka sangat jarang mengonsumsi vitamin.
Spesialis dari Amerika mempertimbangkan diet vegetarian karena cocok dengan siklus hidup semua wanita termasuk kehamilan, menyusui, dan sebagainya. Diet tersebut memiliki berbagai macam keuntungan seperti makanan rendah lemak dan kolesterol, namun kaya akan protein dan asam folat. Kekurangan vitamin B12 dapat digantikan oleh poli vitamin atau sereal.
Wanita yang mengikuti diet vegetarian akan memiliki tubuh yang lebih sehat daripada mereka yang makan daging, menurut para spesialis. Para ibu hamil dapat mengonsumsi buah-buahan, sayuran, sereal, dan makanan vegetarian sehat yang diperkaya vitamin B12.
Diet ini membantu wanita untuk menghindari hormon dan racun ekologi yang sering terdapat pada daging dan ikan. Analisis ASI telah menunjukkan bahwa tingkat polutan ekologi jauh lebih rendah pada ibu yang vegetarian daripada yang non-vegetarian. Mengikuti diet selama masa kehamilan memang sulit, tetapi setidaknya Anda perlu mencobanya. Kesehatan tubuh Anda merupakan sinyal positif untuk melahirkan bayi yang sehat pula. (Merdeka.com)